Iring-iringan kirab pusaka Ki Badranala
Iring-iringan kirab pusaka Ki Badranala

KEBUMEN – Pusaka Ki Badranala dikirab dalam ruwat situs kerajaan Panjer Kuno, Selasa (13/12).
Kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Panjer, Kecamatan/Kabupaten Kebumen itu, diikuti iring – iringan grup Ebleg Singa Mataram serta Jamjaneng.

Peserta yang terdapat anggota Pramuka dan Saka Wira Kartika Ki Badranala Kodim 0709 Kebumen itu juga membawa hasil bumi, tumpeng, serta panji kebesaran yang diarak mengelilingi Kelurahan Panjer.

Prosesi diawali di pertigaan eks pabrik Sarinabati, yang menjadi pusat lumbung padi Kerajaan Mataram dahulu. Iring – iringan peserta kirab lantas menuju jalan depan Makodim 0709/Kebumen, Jalan Pemuda, Jalan Gelatik, Jalan Kutoarjo, dan kembali di Pamokshan Gajah Mada, Kompleks eks pabrik Sarinabati. Kirab tersebut mengundang perhatian masyarakat.

Seperti disebutkan dalam cerita melegenda, di Kebumen terdapat tokoh yang bernama Ki Bagus Badranala. Ia lahir pada 1606 dari pasangan Raden Mas Maduseno bin Wanabaya dan Kanjeng Ratu Pembayun. Pada 1642, Panjer terdiri atas Panjer Gunung dan Panjer Roma. Pada 1643, Kompeni mendarat di Pantai Petanahan namun dapat dikalahkan oleh Badranala, Naya Patra dan Kyai Geseng.

Kisah itu berkaitan dengan Pangeran Bumidirjo yang akrab dipanggil Pangeran Bumian. Nama tersebut kemudian menjadi Kebumen, yang hingga sekarang merupakan nama kabupaten berslogan “ Beriman “ ini.

HR. Soenarto, sesepuh yang masih trah dengan Ki Badranala mengatakan, Kelurahan Panjer penuh sejarah. Kelurahan ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan pihak – pihak terkait dalam rangka menghidupkan kembali kearifan lokal.

Bulan Sura
Ketua Panitia, Ravie Ananda mengatakan, kegiatan dalam rangka ruwat bumi kirab pusaka Ki Badranala itu merupakan kali kedua. Kirab tersebut diharapkan rutin digelar setiap tahun pada bulan Sura. Hadir dalam kirab tersebut, Plt.Lurah Panjer Sumarsono, dan Danramil Kapten TNI Suwarno.

Danramil Suwarno yang membacakan sambutan Dandim 0709/Kebumen Letkol. Dany Rakca Andalasawan menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa – jasa para pendahulunya. “ Kami menyambut gembira dan bangga. Karena di tengah – tengah pengaruh negatif yang makin gencar menerpa bangsa ini, kita tetap memupuk nilai budaya yang luhur “, katanya. (K5-52)

Suara Merdeka – Suara Kedu Kamis, 15 Desember 2011.

http://kebumen2013.com/wp-content/uploads/2012/05/trah-brawijaya-V-R.-Marjuki.jpghttp://kebumen2013.com/wp-content/uploads/2012/05/trah-brawijaya-V-R.-Marjuki-150x150.jpgAnanda. RBudayacatatan sejarah kebumen,Ki Badranala Panjer,Kirab Pusaka di Kebumen,Kirab Ruwat Bumi di Kebumen,Sisi Gelap Sejarah Kebumen,tempat-tempat bersejarah di kebumenKEBUMEN – Pusaka Ki Badranala dikirab dalam ruwat situs kerajaan Panjer Kuno, Selasa (13/12). Kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Panjer, Kecamatan/Kabupaten Kebumen itu, diikuti iring – iringan grup Ebleg Singa Mataram serta Jamjaneng. Peserta yang terdapat anggota Pramuka dan Saka Wira Kartika Ki Badranala Kodim 0709 Kebumen itu juga membawa hasil...Kembalinya jati diri Bangsa Indonesia yang berpancasila