Posts Tagged ‘ buku sejarah kebumen ’

Situs Pertabatan Brawijaya V (Ratu Kembar) / Raden Suputra / Raden Putra / Harya Baribin di Suratrunan – Alian, Kebumen

Apr 21st, 2014 | By
Situs Pertabatan Brawijaya V (Ratu Kembar) di desa Suratrunan - Alian, Kebumen

Situs Pertabatan Brawijaya V (Ratu Kembar) adalah tempat bertapabratanya Brawijaya V (Ratu Kembar). Situs ini terletak di Gunung Koembang yang oleh masyarakat setempat disebut dengan Gunung Puyuh desa Suratrunan kecamatan Alian kabupaten Kebumen (nama baru dari Panjer yang sebelumnya merupakan sebuah Nagara pada masa Majapahit).   Silsilah Raden Suputra/Raden Putra/ Harya Baribin Sesuai dengan Serat
[continue reading...]



Pertempuran Pager Kodok – Kebumen

Sep 17th, 2013 | By
Monumen pertempuran Pager Kodok, kebumen

Kekalahan Belanda di jembatan Kedung Bener desa Jatisari pada awal bulan Januari 1949 nampaknya menimbulkan kemarahan besar. Beberapa hari kemudian, pada sekitar tanggal 10 Januari 1949 patroli Belanda berkekuatan satu kompi bersenjata lengkap langsung menuju gunung Pager Kodok. Angkatan Oemat Islam (AOI) yang berpusat di desa Somalangu memilih gunung Pager Kodok sebagai basis pertahanan sekaligus
[continue reading...]



Heru Subagyo dan Mexolie – Penggalan Kisah Pejuang Sejati yang Terasing

Aug 2nd, 2013 | By
Heru Subagyo saat berumur 19 tahun, di Heiho Techniek Jakarta, foto 16 Meni 1945

Terlahir dari Keluarga Pejuang Pada tahun 1930, R. Sadimin Dwidjosoedarmo membuat pigura dengan hiasan kepala banteng. Saat itu ia menjabat sebagai “Ndoro Guru” VERVOLGSCHOOL di Kebumen. Meskipun telah pindah di Kebumen, tokoh asal Yogyakarta ini tetap aktif berkomunikasi dengan Bung Karno. Di Kebumen ia tinggal di desa Trukahan (kini jalan Garuda) bersama isteri dan mertuanya
[continue reading...]



Lapangan Tenis Mexolie Panjer – Kebumen, Persemayaman Ruh Pahlawan Agresi Militer Belanda II

Mar 15th, 2013 | By
Lapangan tenis Mexolie Panjer - Kebumen

Gagalnya Trekbom Jembatan Renville Panjer Satu – satunya akses jalan darat yang bisa dilalui angkatan perang Belanda menuju ke Yogyakarta pada masa Agresi Militer Belanda II/Doorstoot Naar Jogja pada tanggal 19 Desember 1948 adalah melalui Jembatan Renville Panjer sebab jembatan resmi Tembana berhasil dihancurkan oleh pejuang RI. Jembatan Renville sendiri adalah jembatan kereta api di
[continue reading...]



BERBURU JEJAK SOEKARNO #1: TK Trisula dan Bustanul Atfal Kebumen, saksi bisu semangat merdeka Bung Karno

Mar 9th, 2013 | By
Bangunan TK Trisula Kebumen, menjadi saksi bisu semangat kemerdekaan Bung Karno

Sekilas Taman Kanak – kanak  TRISULA dan BUSTANUL ATFAL (AISIYAH) yang terletak di kelurahan Kebumen adalah tempat pendidikan anak seperti yang lain. Banyak ketidaktahuan masyarakat Kebumen bahwa tempat tersebut adalah saksi bisu semangat merdeka Bung Karno yang kemudian menjadi Presiden pertama Republik Indonesia. Kisah ini merupakan hasil wawancara dengan salah satu tokoh pejuang  Kebumen H.
[continue reading...]



Mengenal Sosok Darmansyah, Pemuda Istimewa Kebumen

Mar 9th, 2013 | By
Soedarman alias Darmansyah Pemuda istimewa dari Kebumen

Masa kependudukan Jepang di Indonesia di satu sisi memberi arti penting dalam aspek pelatihan militer bagi pemuda Indonesia, termasuk di Kebumen. Seleksi PETA di Kebumen berlangsung di Gedung Gembira (dahulu Pabrik Gula Panjer yang pada masa Perang Dunia I menjadi markas tentara Australia). Para pemuda yang terpilih dalam seleksi masuk menjadi anggota PETA tetapi terlalu
[continue reading...]



Gedung Bunder – Markas BPRI dan Banteng ’45

Feb 12th, 2013 | By
Gedung Bunder - Kebumen

Meskipun telah berdiri BKR di berbagai tempat sebagai wadah perjuangan sesuai dengan seruan Presiden pada 23 Agustus 1945, oganisasi kelaskaran-kelaskaran tetap aktif dan memperkuat diri. Organisasi Kelaskaran yang ada di Kabupaten Kebumen antara lain:   Barisan Pemuda Rakyat Indonesia (BPRI) Sejak November 1945, atas anjuran Bung Tomo (pemimpin peristiwa 10 November 1945) setelah para pemuda
[continue reading...]



Achmad Dimyati (mantan Lurah Kebumen) – Saksi Sejarah

Feb 12th, 2013 | By
Achmad Dimyati - Mantan Lurah Kebumen

Setelah berhasil memproklamirkan kemerdekaan Indonesia, para pejuang bersenjata di Kedu Selatan terus berupaya keras untuk menambah persenjataan yang dimiliki dengan berbagai cara. TKR Batalyon III Resimen Moekahar Kebumen mengetahui bahwa di ACW Bandung terdapat sejumlah alat dan mesin selain senapan, pistol, mitraliur, granat yang tidak atau belum dipindahkan dan tidak dibumihanguskan. Atas saran Kepala Bagian
[continue reading...]



Buku Gratis – Sarasehan Sejarah dan Budaya Panjer – Kebumen

Dec 21st, 2012 | By
Buku gratis - Sarasehan Sejarah dan Budaya Panjer - Kebumen

Sarasehan Sejarah dan Budaya Panjer Dalam Rangka Pemantapan Ketahanan Nasional di Kebumen Diselenggarakan oleh Kodim 0709/Kebumen Kebumen 26 November 2012 Pendahuluan Paparan ini berusaha menggali sejarah cikal bakal berdirinya kabupaten Kebumen. Paparan ini menggunakan sumber data sementara yang telah berhasil ditemukan baik berupa buku catatan Belanda maupun babad – babad Jawa. Tidak menutup kemungkinan adanya
[continue reading...]



Selamatkan Situs Sari Nabati, Panjer – Kebumen, Tempat Bersemayamnya Wahyu Pancasila (Sang Burung Gaib Garuda dan Para Leluhur)

Jun 2nd, 2012 | By
Perumahan Pegawai Pabrik Mexolie, Panjer - Kebumen (1929 - tropenmuseum.nl)

SELAMATKAN SITUS SARI NABATI, SELAMATKAN BUPATI, SELAMATKAN WAHYU PANCASILA Mengkritisi berita surat kabar mengenai rencana akan diubahnya Situs Cagar Budaya Sari Nabati Panjer menjadi kawasan wisata terpadu, Hotel dan Restaurant kiranya sebagai Putra Asli Kebumen khususnya dan generasi penerus bangsa umumnya wajib mempertahankan dan menjaga situs yang mempunyai nilai historis besar dalam sejarah perjuangan bangsa
[continue reading...]