Monumen pertempuran Pager Kodok, kebumen
Monumen pertempuran Pager Kodok, kebumen

Kekalahan Belanda di jembatan Kedung Bener desa Jatisari pada awal bulan Januari 1949 nampaknya menimbulkan kemarahan besar. Beberapa hari kemudian, pada sekitar tanggal 10 Januari 1949 patroli Belanda berkekuatan satu kompi bersenjata lengkap langsung menuju gunung Pager Kodok. Angkatan Oemat Islam (AOI) yang berpusat di desa Somalangu memilih gunung Pager Kodok sebagai basis pertahanan sekaligus jalan Pager Kodok sebagai titik penghadangan. Di gunung Pager Kodok terdapat satu Batalyon AOI siap bertahan dan menghadang musuh dengan Kompi Mustakim sebagai kompi terdepan.

Ketika patroli Belanda bertemu dengan pasukan AOI, maka pertempuran pun terjadi. AOI menggunakan taktik Supit Udang dan dibantu rakyat dengan kentongan gobyoknya yang membuat Belanda menjadi bingung karena telah terkepung. Pertempuran berlangsung sejak pukul 09.00 Wib hingga sore hari pukul 16.00 Wib. Kompi Mustakim dan Kompi Belanda sama – sama kehabisan peluru, sehingga berlanjut dengan perkelahian seorang lawan seorang (sebuah kejadian yang langka bahkan mungkin hanya terjadi di Kebumen; dalam sebuah peperangan hingga berkelahi satu lawan satu).

Sisi lain Monumen pertempuran Pager Kodok, Kebumen
Sisi lain Monumen pertempuran Pager Kodok, Kebumen

Peristiwa ini terjadi di sebelah utara daerah Gunung Pager Kodok desa Tanahsari Kebumen. Di pihak Belanda korban cukup besar dan hanya tersisa beberapa orang saja. Di pihak AOI korban gugur adalah Letnan Mustakim beserta lima prajurit lainnya. Hari berikutnya desa Tanahsari digrebeg dan dibakar Belanda.

Kebumen, Rabu Kliwon 17 September 2013

http://kebumen2013.com/wp-content/uploads/2013/09/monumen-pertempuran-pager-kodok-kebumen2.jpghttp://kebumen2013.com/wp-content/uploads/2013/09/monumen-pertempuran-pager-kodok-kebumen2-140x140.jpgAnanda. RSejarahBangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya,Buku Gratis,buku sejarah kebumen,catatan sejarah kebumen,Ebook Gratis,saksi sejarah,Saksi Sejarah Kemerdekaan Indonesia,Sisi Gelap Sejarah Kebumen,tempat-tempat bersejarah di kebumenKekalahan Belanda di jembatan Kedung Bener desa Jatisari pada awal bulan Januari 1949 nampaknya menimbulkan kemarahan besar. Beberapa hari kemudian, pada sekitar tanggal 10 Januari 1949 patroli Belanda berkekuatan satu kompi bersenjata lengkap langsung menuju gunung Pager Kodok. Angkatan Oemat Islam (AOI) yang berpusat di desa Somalangu memilih gunung...Kembalinya jati diri Bangsa Indonesia yang berpancasila